Loading... Please wait...

Our Newsletter


YM Customer Support:


TokoMahal.com @ Facebook

Di Bawah Cengkeraman Asing

RRP:
Rp. 34.900
Your Price:
Rp. 27.950 (You save Rp. 6.950)
Weight:
80 Grams
Rating:
Shipping:
Calculated at checkout
Quantity:
Bookmark and Share


Product Description

Di Bawah Cengkeraman Asing

Membongkar Akar Persoalan dan Tawaran Revolusi untuk Menjadi Tuan di Negeri Sendiri
Kategori: Isu Baru

ISBN: 979-1238-...
Ukuran: 13 x 17 cm
Halaman: 228 halaman
Terbit: Juli 2009
Harga: Rp. 34900

SINOPSIS__________________________

PERNAHKAH ANDA MENYADARI, DARI BANGUN TIDUR, BERAKTIVITAS, HINGGA TIDUR LAGI, SEMUANYA TELAHDIKUASAI PERUSAHAAN ASING?

Dari mulai minum Aqua (74 persen sahamnya dikuasai Danone, Prancis), atau minum teh Sariwangi (100 persen milik Unilever, Inggris), minum susu SGM (82 persen dikuasai Numico, Belanda), mandi dengan Lux, sikat gigi pakai Pepsodent (Unilever), merokok Sampoerna (97 persen milik Philips Morris, AS).

Mau belanja ke supermarket Carrefour (Prancis), Alfa pun sudah jadi milik Carrefour dengan penguasaan 75 persen. Atau mau ke Giant (milik Dairy Farm Internasional, Malaysia, yang juga pemilik saham di supermarket Hero).

Mau menabung atau mengambil uang di BCA, Danamon, BII, Bank Niaga, dan bank swasta nasional lainnya, hampir semua bank ini sudah milik perusahaan asing. Bangun rumah pakai semen Tiga Roda (Heidelberg, Jerman), Semen Gresik (Cemex, Meksiko), Semen Cibinong (Holchim, Swiss).

Kalau mau disebut satu per satu ketergantungan kita terhadap perusahaan asing tentunya bakal panjang daftarnya, dan memalukan.
Buku ini membedah akar persoalan cengkeraman asing itu sembari memberi solusi atas apa yang mesti kita lakukan, terutama pemerintah, untuk menjadi tuan di negeri kita sendiri.



_________________________REVIEW__________________________


“Buku ini menyajikan fakta yang mencengangkan. Kekayaan dan potensi
negara yang berlimpah dan selalu kita banggakan ternyata lebih banyak
dinikmati bangsa asing.”
—Wasis Wibowo, Wartawan Koran SINDO

“Lewat riset dan kompilasi datanya yang mumpuni, buku ini membuka
wajah asli perekonomian Indonesia sekaligus menunjukkan kebijakan
ekonomi yang mesti diawasi agar tak jadi miskin di negeri sendiri.”
—Oktamandjaya Wiguna, Wartawan Koran Tempo

“Malu kita sebagai bangsa yang bermartabat selalu di bawah cengkeraman asing. Bukan bangsa Indonesia jika tidak bisa melawan kolonialisme gaya baru berkedok pembangunan ekonomi. Untuk masa depan yang lebih baik, bangsa ini butuh pemimpin yang mampu menegakkan kemandirian.”
—Tri Soekarno Agung, mantan Pemimpin Redaksi Rakyat Merdeka Online

Find Similar Products by Category


Write your own product review

Product Reviews

  1. pesimis bisa jadi tuan rumah dinegeri sendiri

    Posted by bunga bangsa on 2nd Sep 2009

    luar biasa buku ini.

    Emang sulit sekali lepas dari penjajahan masa kini.

    yang menyusup lewat produk2 yang kita pakai sehari2.

    saya jadi teringat perbincangan yang menarik dengan seorang teman



    Sewaktu dia mengatakan bahwa dia yakin sekali jika indonesia itu suatu saat nanti pasti akan menjadi negara maju.

    rakyatnya akan makmur dan sejahtera. Dikarenakan indonesia mempunyai Alam yang kaya.

    Dan betapa dia terkejut dan mukanya langsung berubah ketika saya menjawab dengan pesimis " Tidak Mungkin Indonesia akan makmur bahkan sampai berabad2 kedepan". dan dia mengatakan bahwa saya tidak boleh pesimis seperti itu.

    lalu saya balik bertanya pada dia mengenai cara dia berbelanja, mengenai produk2 yang dia gunakan dalam hidup sehari2.

    Tambah terkejutlah dia karena ternyata mungkin hampir 90% produk yang dia gunakan adalah produk milik perusahaan asing.

    mulai dari makanan(kecap, saos,etc) atribut mandi(pasta gigi, sabun),kendaraan, komputer, HP, Software, tempat menabung, Bahkan tempat dia berbelanja di sebuah hypermarket besar milik asing.

    "Jadi sudah jelaskan friend". dia pun geleng2 kepala. hahahaha menjadi pesimis seperti saya.

    dan kembali saya bertanya pada dia. apakah kamu tahu bahwa 10 ton batu bara senilai $400 itu dengan sama dengan anda menggunakan Sebuah software Milik asing. jika indonesia perlu kerja sangat keras untuk menghasilkan dan menjual batu bara 10ton demi uang $400, sedangkan sebuah software seharga itu pemiliknya cukup tidur saja karena uang akan otomatis masuk kerekening perusahaan begitu ada orang mendownloadnya di situs jual software diinternet seperti www.download.com, kekayaan alam sekarang pengaruhnya sudah tidak terlalu besar lagi. hahahaha tambah pesimis lah dia.

    Dia berjanji akan mencoba untuk merubah cara dia berbelanja tapi tahu apa yang terjadi.

    dia katanya ribut dengan istrinya karena meminta produk2 kecantikan istrinya diganti dengan produk lokal, hahahahahaha.

    Tetap pesimis jadinya hahahahaha.



Customers Who Viewed This Product Also Viewed

You Recently Viewed...